Translate to : English French German Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified
Senin, 02 Maret 2015

Mengungkap Rahasia Bagaimana Silent Motivator Menjadi Provocation Motivator.

 

Selama ini saya dikenal sebagai Silent Motivator karena memotivasi orang melalui tulisan, buku, blog. Tapi pada saa pertandingan PORSENI BCA tahun 2015 saya berubah menjadi Provocation Motivator. Lahh koq bisa ?  Bagaimana itu terjadi ? Apa sih Provocation Motivator ?

Provocation Motivator itu istilah yang tiba-tiba muncul dalam benak saya, karena ada beberapa orang yang mengatakan, koq motivator tapi tidak  teriak-teriak saat menyampaikan materi. Lah namanya Silent Motivator ya, memotivasi dengan cara diam, yang penting hasilnya ada. Maka kini tibalah saatnya saya berubah ( walau sejenak) untuk keluar dari  brand saya Silent Motivator.

Provocation Motivator adalah motivasi yang memprovokasi orang untuk melakukan hal-hal yang lebih baik ( positif) dan juga bisa digunakan untuk memprovokasi lawan agar semakin kesal ( negatif). Saya menggunakan provocation motivator saat final PORSENI, melawan kanwil yang memiliki 3 pemain top, pemain PON dan ikut seleksi SeaGames.

1.       Saat sebelum pertandingan final, kami berkumpul dan berdoa bersama mohon kekuatan dalam bertanding. Lalu saya mulai beraction. Saya katakan : kita sudah sampai final, selangkah lagi akan jadi juara 1. Juara untuk ke 6 kalinya berturut-turut. Kita punya mental pemenang dan darah kita adalah darah sang pemenang. Sekarang kita tunjukkan, kalau tim KP tidak pernah takut menghadapi semua lawan. Ingat juara itu hanya SATU dan itulah Kantor Pusat ( KP). Tim KP BISA.

2.       2  partai awal, KP kalah 2-0. Jika partai ke 3 kalah, maka selesailah perjuangan KP. Partai ke 4 dan 5 tidak dimainkan. Saya katakan dengan keras dan berulang-ulang kepada Fahmi dan Undra yang akan bermain di partai ke 3.  Ingat Herry Theo belum main, dia harus main. Artinya mereka harus fight habis-habisan agar ada partai ke 4. Ini dibuktikannya dan menang.

 

Itu 2 hal kecil yang saya lakukan dan akhirnya bermanfaat. Karena setelah itu Herry menang mudah 3-0 dan terakhir ganda ke 3 ( partai ke 5) KP yaitu Darmawan dan Andy menang mudah pula 3-0.

 

Apa yang bisa dipelajari dari kemenangan tim KP ? Padahal di atas kertas Kanwil Favorit jauh lebih kuat. Ini pertandingan di lapangan jawabannya.

1.       Sang Pemenang itu selalu memiliki mental juara

2.       Kekompakkan tim sangat perlu

3.       Tak menyalahkan jika ada yang kalah/ bermain jelek. Tapi tetap mendukung

4.       Strategi yang tepat, analisa yang tajam, motivasi yang membakar sangat mutlak diperlukan.

5.       Dan masih banyak lagi,

 

Sekarang pertanyaannya adalah apakah brand saya Silent Motivator akan tetap dipertahankan atau berubah menjadi Provocation Motivator ??? Salam pemenang.

                                                                                                                                                                                                                                        

 


::BCA::=>

We are the Champion

We are the champion. Porseni BCA 2015 diikuti seluruh kanwil. Sebagai juara bertahan 5 x berturut- turut tim pingpong Kantor Pusat harus siap menghadapi tantangan semua kanwil. Mereka berambisi untuk menumbangkan dominasi dan keperkasaan KP. Saat mengetahui kanwil lain menyiapkan pemain dari Bakti BCA yg atlit PON dan ikut seleksi Sea Games yg namanya sudah terkenal di kalangan dunia pingpong nasional, maka kami mulai mengatur strategi. Persiapan latihan tentu saja kami lakukan walau tidak pernah full tim. Tapi kami punya 1 tekad bahwa juara itu hanya satu. Target awal adalah masuk final. Jika di final maka segalanya bisa terjadi dan kami berprinsip nothing to lose mengingat lawan ada 3 pemain top. Sebelum pertandingan final saya memotivasi tim bahwa kita sudah 5 tahun juara 1 dan saatnya juara lagi. Selangkah lagi kita akan juara. Kita punya mental juara, darah kita adalah darah sang pemenang. Walau di atas kertas kita kalah tapi ingat ini pertandingan di lapangan. Singkat kata kami menang 3- 2 dan kami perpanjang rekor sang juara. Berhubung keterbatasan via bbm maka nanti akan saya caritakan lebih detil startegi kemenangan KP dan pelajaran yg bisa diambil. Nantikan di blog www.timoteustalip.com. oh ya dari acara Porseni saya terinspirasi untuk membuat buku ke 14 dengan judul Achievers Must Have a Champion's Mentality. Terima kasih kepada tim KP, pelatih dan supporter. Ingat tahun depan tantangan akan lebih berat. Are you ready to be the 7th champion ??. Salam pemenang.

Sent from Yahoo Mail on Android

Selasa, 24 Februari 2015

 

 

 

 

 

 

 

 

AMAZING PUBLIC SPEAKING TRAINING

 

Sebagai seorang anak yang ingin maju,  dan ingin menjadi seorang trainer dan motivator yang baik, maka Odetta Jeffin mengikuti Amazing Public Speaking Training, pada tanggal 21- 22 Februari 2015.

Banyak hal positif yang diperoleh setelah mengikuti training ini, salah satunya adalah menambah wawasan mengenai bagaimana berbicara di depan umum dengan baik walau tanpa persiapan khusus.

Selain itu Odetta juga merasakan kepercayaan diri yang meningkat karena bisa menciptakan keberanian, ketenangan dan kemantapan dalam public speaking.

Jujur, awalnya Odetta merasa segan untuk ikut  APST karena ia adalah peserta termuda ( 14 tahun) sedangkan peserta lainnya sudah lebih dewasa ( lebih dari 26 tahun) dan semua sudah bekerja. Ada anggota DPR RI, pebisnis, manager asuransi, arsitek, therapis dan masih banyak profesi lainnya. Namun saya dan Haryanto Kandani menguatkan Odetta bahwa usia bukan menjadi kendala untuk menjadi sukses. Semua orang masih harus belajar dan belajar. Bahkan jika mengenal orang-orang yang hebat maka kita juga akan ikut merasakan aura positif  mereka. Akhirnya Odetta menikmati training tersebut. Dari beberapa feedback yang diperoleh dari peserta, didapat banyak komentar positif dan ini akan menjadi modal Odetta untuk terus meningkatkan ilmunya agar apa yang diimpikan akan tercapai.

Jika Anda ingin mengikuti jejak Odetta  maka bisa membaca dengan detil tulisan di bawah ini.

Jika Haryanto Kandani adalah ACHIEVEMENT MOIVATOR No 1 di Indonesia

Jika Timoteus Talip adalah SILENT MOTIVATOR No  1 di Indonesia, maka segera akan hadir.......

Odetta Jeffin.... VIOLIN MOTIVATOR  No 1 di Indonesia.

 

Program 2 hari yg akan memberdayakan dan mengembangkan kemampuan Anda berbicara di depan umum dgn penuh percaya diri dan profesional.

 

(30% Teori dan 70% Praktek)

 

Gedung JDC, Slipi 

Selasa – Rabu,  24-25, Maret 2015

Pk. 09.00 - 17.00

  

ANDA AKAN MEMPELAJARI:

 

Bagaimana mengatasi rasa takut dan grogi berbicara di depan umum.

 

Bagaimana menciptakan keberanian, ketenangan dan kemantapan dlm Public Speaking.

 

Menguasai 3 komponen penting dlm Public Speaking secara efektif (Vocal, Verbal & Visual).

 

Bagaimana memukau dan mempertahankan perhatian audiens (Maintain Interest Level).

 

Menguasai cara membuka (Attractive Introduction) dan menutup (Powerful Closing) presentasi secara menarik.

 

Menguasai cara presentasi (Meaningful Message) yg mengesankan.

 

Menguasai berbagai variasi teknik utk mencairkan (ice Breaking) dan menghidupkan (Energizer) suasana.

 

Mahir berbicara di depan umum dgn baik sekalipun tanpa persiapan.

 

Mengetahui teknik menyusun alur presentasi yg jelas dlm waktu singkat. 

 

Bagaimana teknik berbicara secara meyakinkan kepada customer, partner bisnis, atasan, bawahan & rekan kerja.

 

Mempelajari 12 tips utk menjadi pembicara yg handal (Great Speaker).

 

Mempelajari berbagai teknik Public Speaking dari para pembicara dunia.

 

PEMBICARA:

HARYANTO KANDANI

Achievement Motivator

Penulis 3 Buku Best Seller 

Self Improvement Trainer

Personal Coach

 

INVESTASI NORMAL:

Rp. 5.500.000 / orang

- Termasuk makalah dan sertifikat.

- Free Sesi Coaching tambahan senilai Rp. 1.500.000.

- Anda dapat mengikuti Training ini berkali-kali secara gratis.

- Untuk kemaksimalan Training dibatasi 25 peserta

 

PROMO KHUSUS:

Daftar sekarang hanya

Rp. 2.950.000 /orang

(Daftar 3 Free 1 orang) 

 

Ketik SMS: Daftar

Kirim Ke: 0853 6060 5050

 

INFO: (021) 6889 5566

 

Detailnya bisa klik disini:

 

Silakan scrol ke atas utk info PUBLIC SPEAKING TRAINING

 


:BCA:


::BCA::=>

Pantang Jadi Runner Up.

Senin, 22 Desember 2014

Pantang Jadi Runner Up.
Ini kisah anak saya Odetta Jeffin Wijaya ( 14 tahun)
"Sejak kelas 1 - 4 saya selalu mendapat ranking 2. Saya sangat penasaran kenapa tidak bisa menjadi juara 1. Saya bertekad menjadi juara 1. Maka saya harus melakukan PERUBAHAN.  Saya harus  belajar lebih giat. Seusai pulang sekolah, saya selalu mempersiapkan pelajaran untuk esok hari.  Saat ada ulangan maka saya  bangun jam 4.30 untuk mengulang pelajaran.  Ada harga mahal yang harus dibayar untuk meraih suatu keberhasilan dan saya bertekad untuk meraihnya. .  Akhirnya  di kelas 5  saya jadi juara 1 dan terus  dipertahankan sampai saat ini ( kelas 8). Kerja keras, komitmen , berani hadapi tantangan, never give up dan selalu bersyukur atas pencapaian-pencapaian selama ini,  maka  akan menjadi juara. Memang mempertahankan jauh lebih sulit daripada meraih namun jika kita serius dan mempunyai tekad yang besar maka yakinlah hal itu akan bisa dilakukan. Saya bisa pasti Anda juga bisa. Karena di dalam diri setiap orang terdapat "api kecil" yang tersimpan di dalam, nah diperlukan pemacu agar terjadi percikan sehingga "api" itu bisa berkobar menjadi "api besar" yaitu semangat untuk melakukan perubahan dalam hidup. Jika sudah memiliki "api besar" maka Anda harus menjaganya agar tidak padam. Cara menjaga api agar tidak padam adalah selalu ingat apa visi dan misi dalam hidup. Lakukan dengan sebaik-baiknya visi misi Anda. Seperti saya yang mempunyai visi yaitu Pantang Menjadi Runner Up dan akhirnya saya bisa menuntaskannya dengan menjadi juara 1. Sekali "api berkobar besar" pantang untuk menjadi "api kecil" lagi. Ayo kita sama-sama buktikan."

Pantang Jadi Runner Up

Pantang Jadi Runner Up.

Ini kisah anak saya Odetta Jeffin Wijaya ( 14 tahun).

" Sejak kelas 1 - 4 saya selalu mendapat ranking 2. Saya sangat penasaran kenapa tidak bisa menjadi juara 1. Saya bertekad menjadi juara 1. Maka saya harus melakukan PERUBAHAN.  Saya harus  belajar lebih giat. Seusai pulang sekolah, saya selalu mempersiapkan pelajaran unuk esok hari.  Saat ada ulangan maka saya  bangun jam 4.30 untuk mengulang pelajaran.  Ada harga mahal yang harus dibayar untuk meraih suatu keberhasilan dan saya bertekad untuk meraihnya. .  Akirnya  di kelas 5  saya jadi juara 1 dan terus  dipertahankan sampai saat ini ( kelas 8). Kerja keras, komitmen , berani hadapi tantangan, never give up dan selalu bersyukur atas pencapaian-pencapaian selama ini,  maka  akan menjadi juara. Memang mempertahankan jauh lebih sulit daripada meraih namun jika kita serius dan mempunyai tekad yang besar maka yakinlah hal itu akan bisa dilakukan. Saya bisa pasti Anda juga bisa. Karena di dalam diri setiap orang terdapat "api kecil" yang tersimpan di dalam, nah diperlukan pemacu agar terjadi percikan sehingga "api" itu bisa berkobarmenjadi "api besar" yaitu semangat untuk melakukan perubahan dalam hidup. Jika sudah memiliki "api besar" maka Anda harus menjaganya agar tidak padam. Cara menjaga api agar tidak padam adalah selalu ingat apa visi dan misi dalam hidup. Lakukan dengan sebaik-baiknya visi misi Anda. Seperti saya yang mempunyai visi yaitu Pantang Menjadi Runner Up dan akhirnya saya bisa menuntaskannya dengan menjadi juara 1. Sekali "api berkobar besar" pantang untuk menjadi "api kecil" lagi. Ayo kita sama - sama buktikan.

Menggugah gagasan, merefleksikan pemikiran dan menerobos relung harapan