Translate to : English French German Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified

11 11 11

Jumat, 11 November 2011

Hari ini merupakan hari yg unik karena ada 6 angka 1 yaitu 11 11 11. Banyak orang memilih tgl tsb utk momen tertentu. Bagi saya tgl tsb merupakan tgl yg menarik karena di tgl tsb saya mengerjakan sesuatu banget. Apa dan bagaimana sesuatu banget tersebut ? Nantikan penayangannya pada "Dessert" ala Chef Talip, Sabtu malam. Sebenarnya angka 11 itu melambangkan sumpit. Sumpit jika hanya 1, tidak akan berfungsi, jadi harus ada dua 11. Artinya kita harus memerlukan orang lain untuk melakukan banyak hal. Orang yg individualis biasanya tdk akan maju. Kita tetap memerlukan orang lain sbg partner, pendukung, coach dan sahabat. Coba jika Anda makan indomie, dengan hanya 1 batang sumpit, apakah bisa menikmati mie tsb dengan enak? Yang ada, Anda kesal karena susah mengambil mienya, apalagi perut sdh lapar. Nah ini menandakan bahwa perlunya 2 batang sumpit dan kerjasama diantaranya. Jadi siapkah Anda menjadi " sumpit-sumpit " yg berguna? Salam pemenang dari @cheftalip.


:BCA:

Sharing Davit Setiawan - Best Selling Book author of I Believe I Can Fly!:

Kamis, 10 November 2011

Kemarin, di waktu lunch, Davit Setiawan, mengisi acara Book Lover Community BCA Learning Center. Salah 1 sharingnya yg menarik adalah bahwa orang lain berhak merendahkan diri kita, tapi satu hal yg jauh lebih penting adalah kita tidak boleh merendahkan diri kita sendiri. Memang betul apa yg dikatakan Davit, terkadang wujud negatif yg melemahkan misalnya tidak menghargai karya/jerih payah diri sendiri. Karya sendiri adalah sesuatu yg luar biasa. Tdk mudah menciptakan sebuah karya dan jika karya itu sdh jadi, maka pembuat karya harus bangga. Ya kadang orang lain (terutama para mediocre) suka merendahkan karya orang. Mereka sebenarnya iri dan tdk mampu melakukan apa yg dikerjakan orang lain. Makanya mereka hanya bisa mencela dan merendahkan karya orang lain. Tapi bagi para achiever, mereka sangat bisa menghargai karya orang lain. Davit jg menceritakan perjuangannya yg menghadapi banyak hinaan, namun ia bisa membuktikan kalau hinaan tsb tdk menggoyahkan tekadnya utk meraih kesuksesan. Kisah kesuksesan Davit, saya angkat menjadi salah 1 artikel di bk saya ke 5 dgn judul "CURHAT Kala Hidup Jadi Bermakna". Semoga buku tsb bisa terbit di akhir Desember sbg hadiah Natal dan Tahun Baru yg terindah. Penasaran? Sabar ya. Salam pemenang dari @cheftalip.


:BCA:

Pemenang

Rabu, 09 November 2011

Sabtu lalu Odetta mengikuti lomba menggambar dan mewarnai di sekolahnya. Ternyata ia hanya menjadi juara ke 4. Walau demikian Detta tetap bangga karena thn lalu ia gagal meraih juara. Pengalaman kegagalan thn lalu menjadi pelajaran berharga. Detta lebih giat berlatih utk meraih hasil yg lebih baik. Kerja keras dan semangat pantang menyerah akhirnya membawa keberhasilan. Detta memberi pelajaran yg bagus utk kita semua. Jika saat ini Anda blm berhasil, jangan menyerah, kerja lebih keras dan keberhasilan akan datang menyambut Anda. Detta telah menjadi pemenang, bagaimana dgn Anda? Siapkan Anda menjadi pemenang2 dalam kehidupan? Salam pemenang dari @cheftalip.


:BCA:

Taklukkan Rasa Takutmu.

Senin, 07 November 2011

Itu adlh judul buku sahabat saya, Paul Ang. Buku yg luar biasa penuh makna. Ingat ada banyak testimoni para penulis yg luar biasa. Mereka antara lain Bong Cahndra, Merry Riana, Paulus Winarto, Dedy B, Sulaiman B, Davit S, Naomi Susan, Haryanto Kandani, Budiyanto P dan tentu saja Chef Talip. Setiap orang pasti punya rasa takut, tapi jika kita tdk pernah mencoba utk menghadapinya maka akan terus berada pada rasa takut itu. Ada orang yg takut mencoba, takut gagal, takut tantangan. Sbg orang yg memilih menjadi Achiever, Anda pasti bisa mengatasi rasa takut tsb shg kesuksesan menanti Anda. Namun jika Anda msh blm bisa menaklukkan rasa takut itu, sdh selayaknya Anda beli dan baca buku karya sahabat saya tsb. Mari kita taklukkan rasa takut dan jadilah orang yg luar biasa. Salam pemenang dari @cheftalip


:BCA:

Berkurban

Kemarin umat Muslim merayakan Idul Adha. Sy sempat menyaksikan pemotongan kambing dan sapi di masjid kompleks rumah. Pelajaran yg dpt diambil adl kebersamaan. Mereka bekerja sama, utk memotong, menguliti dan membagi2kan. Hal lain adlh kemuliaan hati mereka yg meberikan kurban utk yg kekurangan. Bgmn dgn Anda? Berkurban atau berbagi bisa dilakukan kapan saja. Walau jumlah sdkt tp jika ikhlas maka akan bermakna. Berbahagialah Anda yg hidup dgn kecukupan, dan hal ini sdh sepantasnya kita syukuri dgn lebih peduli kpd sekitar kita. Hal sederhana dpt dilakukan Anda utk membuat dunia makin indah. Saya sendiri baru bisa berbagi (walau jumlahnya blm banyak) dari seluruh royalti penjualan 4 buku saya. Asal Anda tahu, royalti penulis buku hanya 10 persen ( msh d potong pajak) dari nilai jual buku. Kembali pada mslh kurban. Baru kali ini sy melihat pemotongan sapi. Ternyata perut sapi cukup berat, yg berisi kotorannya. Stlh kotoran d buang, maka lapisan dalam perut yg dikenal babat, diambil. Jika dibuat masakan soto babat, harganya lumayan mahal dan makanan yg enak. Hikmahnya ternyata dibalik sesuatu yg kotor ada yg bisa dimanfaatkan. Sesuatu yg baik walau berada ditempat kotor, tetap akan baik. Jadi Anda harus tetap positif walau lingkungan Anda negatif. Teringat setahun lalu, sy sibuk memotret kambing kurban utk dijadikan cover buku "Sop Kambing" ala Chef Talip . Entah kambing yg menjadi cover buku saya tsb masih hidup atau tidak. Yg penting dari pengorbanan kambing tsb, saya bisa membuat
cover yg unik. Jika blm baca "Sop Kambing" ala Chef Talip , dan Anda tertarik, silakan bbm saya. Salam pemenang dari @cheftalip.


:BCA:

Menggugah gagasan, merefleksikan pemikiran dan menerobos relung harapan